Mataram, KN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 berhasil melaksanakan first synchronization atau sinkronisasi perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Unit 1 berkapasitas 50 MW di Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (17/7). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam proses penyelesaian pembangunan pembangkit sekaligus menandai kesiapan Unit 1 untuk memasuki tahapan pengujian lanjutan menuju operasi komersial.

First synchronization merupakan tahapan ketika pembangkit untuk pertama kalinya dihubungkan dengan jaringan listrik sehingga mampu beroperasi secara paralel dengan sistem kelistrikan eksisting.

Pada tahap ini dilakukan berbagai pengujian untuk memastikan seluruh peralatan dan sistem pembangkit bekerja secara aman, andal, serta memenuhi standar keselamatan dan regulasi yang berlaku sebelum memasuki tahapan operasi komersial (Commercial Operation Date/COD).

Manager UPP Nusra 1, Yogi Yohannes Siburian, menjelaskan bahwa keberhasilan sinkronisasi PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 merupakan hasil dari rangkaian pekerjaan konstruksi dan pengujian yang dilaksanakan secara bertahap sesuai standar teknis dan keselamatan serta berkat kolaborasi dengan seluruh tim proyek dan stake holder terkait.

“Sinkronisasi merupakan milestone krusial yang menunjukkan bahwa pembangkit telah siap secara teknis untuk terhubung dengan sistem kelistrikan dimana listriknya sudah bisa dirasakan kebermanfaatannya dan berkontribusi menambah daya ke sistem kelistrikan lombok. Tahapan ini menjadi bukti bahwa seluruh proses pembangunan dan pengujian berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.” ujar Yogi.

Ia menambahkan, sebelum sinkronisasi dilaksanakan, Unit 1 PLTU Lombok FTP-2 telah melalui berbagai tahapan pengujian, termasuk memperoleh Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi. Seluruh proses dilakukan melalui serangkaian uji commissioning sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan dilaksanakan oleh tenaga ahli bersertifikat.