KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan dunia sains dan akademis ke dalam perumusan kebijakan daerah. 

Langkah nyata ini dibuktikan lewat kepastian dukungan yang diberikan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, terhadap agenda akbar 1st International Conference yang digagas oleh Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang. 

Pertemuan ilmiah bertaraf global tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26–27 November 2026 mendatang.

Komitmen strategis ini disepakati saat Wali Kota menerima kunjungan resmi jajaran pimpinan lembaga pendidikan tinggi tersebut di ruang kerjanya pada Selasa (14/7).

Sinergi Kebijakan Berbasis Riset Pertanian dan Pangan

Dalam audiensi tersebut, dr. Christian Widodo didampingi oleh Kabag Kerja Sama Setda Djoni D. Bire, S.H., dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang Muhammad Khairil, S.STP., M.Si. 

Sementara dari pihak kampus, hadir Direktur Politani Kupang Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., bersama jajaran panitia dan dosen senior.

Wali Kota menegaskan bahwa tantangan tata kelola perkotaan modern saat ini tidak bisa lagi diselesaikan secara konvensional, melainkan harus melibatkan data riset yang valid dari para pakar.

“Pemerintah Kota Kupang tentu sangat membutuhkan pemikiran dan kajian akademis. Politani memiliki kapasitas yang kuat di sektor pertanian dan pangan. Mari kita bersinergi bersama untuk membangun kota ini. Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” urai dr. Christian Widodo di hadapan delegasi kampus.

Fasilitasi Operasional untuk Tamu Lintas Negara

Sebagai wujud konkret dukungan daerah, Pemerintah Kota Kupang tidak hanya siap mengirimkan perwakilan dinas teknis untuk mengikuti sesi paralel, melainkan juga menyediakan dukungan sarana logistik.

Pemkot akan memfasilitasi kebutuhan kendaraan operasional, termasuk bus dan kendaraan VIP berjenis HiAce, demi kelancaran mobilisasi para peneliti dari berbagai penjuru dunia.