KUPANG, KN – Masyarakat Kelurahan Fontein menyambut baik kegiatan bersih-bersih sungai di Bendungan Dendeng, Selasa (26/5). Aksi ini tidak hanya menjadi simbol gotong royong, tetapi juga ruang diskusi terbuka di mana warga menyampaikan aspirasi langsung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terkait solusi atas permasalahan sampah yang menahun.
Ketua RW 06 Kelurahan Fontein, Ilias Koro, memberikan apresiasi tinggi atas edukasi lingkungan ini. Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga menghidupkan kembali potensi Kali Dendeng.
“Dulu kali ini sangat ikonik. Kami berharap pemerintah menata kembali Kali Dendeng sebagai tempat pariwisata. Jika sudah jadi destinasi wisata, warga akan lebih terdorong untuk menjaga kebersihannya karena airnya sendiri sangat dibutuhkan warga untuk kebutuhan harian,” ungkap Ilias.
Keluhan senada disampaikan oleh warga RT 23, Elisabeth Muji. Ia menceritakan bahwa di belakang rumahnya sering menjadi tempat penumpukan sampah kiriman yang terbawa arus sungai. “Saya sering harus turun sendiri membersihkan sampah-sampah itu. Kami harap ke depan ada perhatian lebih serius terkait pengelolaan sampah di area ini,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, warga lainnya bernama Bapak Herson juga mengusulkan pengadaan fasilitas mobil sampah yang lebih aksesibel agar warga tidak lagi membuang sampah ke kali.
Menanggapi hal tersebut, Asisten I Pemkot Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., langsung memberikan respons positif di hadapan warga. Ia memastikan bahwa seluruh aspirasi, mulai dari usulan infrastruktur jalan, jembatan gantung, hingga akses mobil sampah, akan segera ditindaklanjuti.
Pemkot Kupang berkomitmen berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) dan dinas terkait lainnya untuk melakukan evaluasi demi peningkatan pelayanan kebersihan dan penataan kawasan sungai ke depannya.
Usai sesi diskusi, suasana di area Bendungan Dendeng berubah menjadi penuh semangat. Aksi pembersihan langsung dimulai dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.







Tinggalkan Balasan