Ketum BPD HIPMI NTT Gandeng BRI Bangun Sentra Kuliner Ikan di Kota Kupang

Penyerahan cinderamata dari Ketua BPD HIPMI NTT Restu Herdani Baptista Dupe kepada Ketua Bidang V BPP HIPMI, Anthony Leong. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Diklatda, dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang digelar pada 1–2 Mei 2026.

Ketua Umum BPD HIPMI NTT, Restu Herdani Baptista Dupe, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen pengusaha muda dalam membangun sektor ekonomi di NTT.

“Hari ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi titik konsolidasi dan bentuk komitmen pengusaha muda untuk membangun ekonomi NTT,” ujarnya, saat menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan Rakerda, Diklatda, dan Forbisnis di Hotel Harper Kupang, Jumat (1/5/2026).

Restu mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir, HIPMI NTT telah menjalin komunikasi yang intensif dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Hasilnya, BRI memberikan dukungan penuh terhadap program pengembangan usaha, termasuk rencana pembangunan Sentra Kuliner Ikan Nae di Pante, di kawasan pesisir Oeba, yang akan segera dibangun bersama Pemerintah Provinsi NTT,” jelas Restu.

Selain itu, dalam sesi pertama Rakerda, HIPMI NTT juga menghadirkan Bank NTT sebagai narasumber, seiring dengan penunjukan bank tersebut sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Restu menyampaikan, dalam satu bulan terakhir, HIPMI NTT tercatat telah melaksanakan dua kegiatan besar, termasuk kolaborasi dengan komunitas Muatay dan Dapur Flobamorata.

BACA JUGA:  Yusak Benu Dimandatkan Jadi Ketua ADKI NTT

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, serta peluncuran program HIPMI Culinary Volume 1 sebagai langkah awal pengembangan sektor kuliner.

“HIPMI dibangun oleh anak-anak muda yang mampu menjemput peluang dengan tangan mereka sendiri. Melalui Rakerda, Diklatda, dan Forbisda, kami membuka jejaring investasi dan kemitraan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Restu.

Ia juga menegaskan bahwa HIPMI NTT tidak boleh hanya besar dalam nama, tetapi harus nyata dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat. Restu turut mendorong generasi muda untuk berani memulai usaha dan tidak takut menghadapi kegagalan.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Saktico Masneno, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus BPP, BPD, BPC, serta unsur Forkopimda.

Menurutnya, fokus kegiatan mencakup penguatan dan pengembangan organisasi, penyusunan rencana kerja, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan sinergi antara pemerintah dan mitra pembangunan daerah.

“HIPMI ini adalah wadah bagi pengusaha muda yang tangguh. Kami mengajak seluruh kader HIPMI untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan HIPMI NTT sebagai organisasi yang semakin solid, progresif, dan berdaya saing, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS