Kupang, KN – PT. Penjaminan Kredit Daerah atau Jamkrida Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mencatat kinerja gemilang selama 10 tahun berkiprah.
Di bawah kendali Direktur Utama Ibrahim Imang, PT. Jamkrida menjelma menjadi perusahan daerah yang profit dan selalu menyumbang deviden untuk pemerintah selama 10 tahun terakhir.
Direktur Utama PT. Jamkrida NTT Ibrahim Imang mengatakan, memasuki tahun ke 10 pada tahun 2024, semangat dan etos kerja insan PT. Jamkrida NTT juga semakin meningkat.
Lewat visi-misi perusahaan yang baru, yaitu “Menjadi Perusahaan Penjaminan pilihan utama mitra usaha di wilayah Nusa Tenggara Timur”, PT. Jamkrida NTT terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan melalui peningkatan kemampuan SDM, sehingga mampu berkembang dan berkompetisi sekaligus memperoleh keuntungan dan bermanfaat bagi perusahaan, mitra bisnis dan pemilik perusahaan (shareholder) dan Proaktif terhadap segala bentuk perubahan dengan tetap memperhatikan kepentingan terkait (Stakeholder).
Dalam perjalanan 1 Dekade PT. Jamkrida NTT, berbagai pencapaian kinerja keuangan yang positif berhasil ditorehkan. Hal ini diwujudkan dengan terus meningkatnya kinerja keuangan sejak periode Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2024.
“Aset perseroan bertumbuh rata-rata sebesar 15,80%, khusus untuk posisi tahun 2024 ini, Aset diproyeksikan sebesar Rp.263,52 Miliar atau melampaui 100,27% jika dibandingkan target tahun 2024 yang telah ditetapkan sebesar Rp.262,81 Miliar,” kata Ibrahim Imang dalam Jumpa Pers bersama wartawan, Kamis (19/12/2024).
Ia menjelaskan, selain aset, ekuitas juga bertumbuh rata-rata sebesar 12,58%, dan khusus untuk posisi tahun 2024 ini, ekuitas diproyeksikan sebesar Rp165,38 Miliar atau melampaui 101,24% jika dibandingkan target tahun 2024 yang telah ditetapkan sebesar Rp163,95 Miliar.
“Laba perseroan mengalami peningkatan rata-rata pertahun sebesar 24,95%, khusus untuk periode tahun 2024 ini diproyeksikan Laba perseroan sebesar Rp.14,64 Miliar atau melampaui 103,32% jika dibandingkan target tahun 2024 yang telah ditetapkan sebesar Rp.14,17 Miliar,” tuturnya.







Tinggalkan Balasan