Kupang, KN – Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang Fahrensy Funay menghadiri sidang paripurna dengan agenda nota pengantar keuangan atas Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD 2023
Sidang berlangsung di ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, pada Kamis (27/6/2024) siang dan dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD.
Mengawali nota pengantarnya, Pj. Wali Kota Kupang Fahrensy Funay memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya atas kerja sama dan semangat kemitraan antara DPRD Kota Kupang dan pemerintah Kota Kupang, yang pada akhirnya mampu mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah Kota Kupang tahun anggaran 2023, ehingga pemerintah Kota Kupang telah meraih opini WTP untuk kelima kalinnya.
“Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir dari seluruh proses pengelolaan keuangan daerah akan tetapi sebagai tolok ukur atas ketaatan, akuntabilitas, dan transparansi dalam mengelola sumber pendapatan, belanja dan kekayaan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” kata Fahrensy Funay.
Dengan pencapaian ini, maka pemerintah menyampaikan terima kasih atas dukungan pimpinan dan anggota dewan yang terhormat terhadap berbagai kebijakan pemerintah melalui kesepakatan menyediakan alokasi anggaran dalam rangka terwujudnya berbagai program strategis pemerintah.
Ia menyebut, pemerintah menyadari, masih banyak warga masyarakat yang belum dapat menikmati seluruh program yang telah dibuat, sebab di samping terbatasnya kemampuan keuangan daerah, begitu banyaknya persoalan kemasyarakatan yang harus ditangani oleh pemerintah.
“Meski demikian, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Kota Kupang tetap menjadi prioritas utama sehingga memperkecil dampak sosial yang menghambat laju pembangunan Kota Kupang,” pintanya.
Pj Wali Kota Kupang menyampaikan, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2023 realisasi senilai Rp1.127.051.019.523 atau 96,30 persen dari target Rp1.170.402.245.799.
“Sedangkan pada tahun 2022, target pendapatan senilai Rp1.157.589.597.116, dengan realisasi senilai Rp1.066.614.346.568 atau 92,14 persen,” ungkap Fahrensy Funay.







Tinggalkan Balasan