Jakarta, KN – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik ke-3 dari provinsi Nusa Tenggara Timur tiba di Jakarta, Jumat 27 Oktober 2023.
Rombongan NTT masuk ibukota negara melalui 4 kelompok terbang (kloter) yakni 2 Kloter dari Kupang dan 2 Kloter melalui pintu keberangkatan Maumere dan Labuan Bajo.
Delegasi dipimpin langsung Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTT Sirpianus Kelen didampingi Ketua LP3KD NTT Fransiskus Salem, Ketua Tim Persiapan Romo John Rusae dengan total peserta, pelatih dan pendamping sebanyak 247 orang.
Sekitar pukul 09.10 WIB, kloter pertama dan kedua menggunakan pesawat Batik Air dan Citilink soft landing di Bandara Soekarno Hatta (Soeta) Jakarta disambut hangat dengan tarian selamat datang persembahan Panitia Pesparani Nasional III Jakarta di Pintu Kedatangan.
Rombongan kemudian beristirahat sejenak sambil menunggu kehadiran Bus yang siap menghantar langsung peserta ke eL Hotel di kawasan Kelapa Gading untuk beristirahat dan santap siang.
Kloter ke-3 dan 4 dari bandara Komodo Labuan Bajo baru tiba di Jakarta pada siang dan mendapat sambutan yang sama di bandara Soeta Jakarta.
Adapun jadwal peserta sore ini yakni melakukan latihan bersama di kawasan hotel untuk selanjutnya istirahat.
Esok pagi dilakukan Teknical Meeting di JIExpo Kemayoran sekaligus persiapan peserta untuk mengikut Acara Pembukaan PESPARANI Nasional III kawasan Ancol Jakarta Utara pada Sabtu, 28 Oktober 2023 yang rencananya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau Menteri Agama RI Yaqut Cholic Quomas.
Pembukaan PESPARANI Nasional III dipastikan meriah dan diikuti ribuan peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
Pelaksanaan Lomba akan berlangsung dua hari yakni pada tanggal 29-30 Oktober 2023 dan penutupan akan digelar pada 31 Oktober 2023.
Ketua Kontingen Provinsi NTT Siprianus Kelen mengatakan delegasi NTT sangat siap mengikuti 12 mata lomba dari 13 mata lomba yang dipertandingkan.
Dia berharap para peserta bisa menjaga kesehatan fisik dan stamina sehingga bisa tampil maksimal pada ajang rohani bergengsi tingkat nasional itu.







Tinggalkan Balasan