Kupang, KN – Nama Robert P. Fanggidae, S.E. tentu tidak asing lagi bagi masyakat Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama warga Kota Kupang dan sekitarnya. Selain dikenal sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Pekreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat (BPR TLM), ia juga dikenal sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi NTT.

Robert P. Fanggidae, S.E. memiliki banyak prestasi dan merupakan pemimpin yang peka dengan kebutuhan masyarakat bawah. Baik dalam jabatannya sebagai Dirut Bank TLM dan Ketua Pengda Kagama Provinsi NTT, maupun dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.

Di Bank TLM, suami dari Pdt. B.J. Fanggidae – Nunuhitu, M.Th ini juga sekaligus sebagai pelaku sejarah yang mewujudkan 1 dari 5 Cita-Cita Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yaitu Konsultan Pendirian PT BPR TLM.

Selama Februari 2006 hingga Oktober 2007, dalam kapasitasnya sebagai Konsultan Pengembangan Yayasan Tanaoba Lais Manekat (YTLM), Robert P Fanggidae mendapat tugas utama yakni Mendirikan BPR yang kemudian diberinama Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat (Bank TLM).

Bebagai upaya dan terobosan dilakukan Robert P. Fanggidae, bersama Yayasan TLM dan Sinode GMIT serta dukungan berbagai pihak. Pekerjaan dan jabatannya sebagai Wakil Pimpinan Cabang Bank Artha Graha Int’l Kupang saat itu ia tinggalkan, demi mengemban tugas membangun BPR TLM.

Hasilnya tidak sia-sia. Bank TLM terus bertumbuh dan berkembang maju, serta menoreh prestasi gemilang sebagai BPR Terbaik Nasional selama 12 tahun berturut-turut dan meraih Platinum Awards tiga (3) kali berturut-turut dari Info Bank pada tahun 2022.

Dibawah kepemimpinan Robert P Fanggidae, Kinerja Bank TLM terus menunjukan perkembangan yang baik. Asset Bank TLM sampai dengan posisi 31 Desember 2022, mencapai sebesar Rp257 miliar, dengan laba sebesar Rp6,4 miliar,

Selain tugas utamanya di Bank TLM, tamatan Fakultas Ekonomi Managemen Universitas Gadjah Mada tahun 1995 ini, juga menjabat sebagai Ketua DPD Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) NTT dua periode sejak tahun 2017.