Kupang, KN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT akan membentuk Satuan Tugas atau Satgas untuk mencegah peredaran narkoba di NTT.

Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol Riki Yanuarfi, S.H.,M.Si mengatakan, pelabuhan dan bandara adalah tempat yang rawan bagi masuknya narkoba ke NTT.

Karena itu, kehadiran Satgas diharapkan bisa menjadi langkah cerdas, untuk mencegah masuknya narkoba ke NTT lewat bandara dan pelabuhan.

“Kemarin kita adakan rapat dengan administrator Bandara El Tari, dan kita akan bentuk Satgas yang beranggotakan Bea Cukai, Imigrasi, BNN, Polri, dan Karantina,” kata Brigjen Pol Riki Yanuarfi, S.H.,M.Si kepada wartawan, Rabu 9 Agustus 2023.

Ia menjelaskan, pembentukan Satgas ini sebagai upaya kolaborasi preventif, untuk mencegah peredaran narkoba. Mengingat saat ini tidak ada wilayah yang betul-betul bersih dari narkoba.

“Kita jangan underestimate dengan kondisi yang ada. Kalau kita anggap remeh, maka ke depannya justru jadi bom waktu, yang kita tidak inginkan meledak,” tegasnya.