Kupang, KN – Tes anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di NTT terus digandrungi sejumlah isu negatif. Usai isu mahar Rp60 Juta, kini beredar surat rekomendasi PA GMNI untuk peserta seleksi.

Surat yang diduga ‘sakti’ itu mencantumkan sejumlah nama, yang direkomendasikan untuk mengikuti seleksi anggota Bawaslu Kabupaten/Kota.

Konon katanya, jika menjadi peserta seleksi melalui rekomendasi PA GMNI, maka peserta tersebut punya peluang lebih besar untuk lolos menjadi anggota Bawaslu.

“Sehubungan dengan akan dilaksanakannya seleksi calon Anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota, bersama ini Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni GMNI Kabupaten Flores Timur mengirimkan dan merekomendasikan kepada DPD PA GMNI Provinsi NTT calon/peserta tes seleksi Komisioner Bawaslu dari Kabupaten Flores Timur dan Lembata untuk dapat diakomodir dalam proses dan tahapan seleksi dimaksud,” demikian bunyi surat yang beredar di sosial media, Kamis 20 Juli 2023.

Di dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPD PA GMNI NTT tersebut, tercantum 6 nama yang direkomendasikan untuk mengikuti seleksi Bawaslu Kabupaten Flores Timur dan Lembata.