Kupang, KN – Ayah Astrid Manafe yaitu Saul Manafe mempertanyakan komitmen majelis hakim PN Kupang, dalam menyelesaikan kasus pembunuhan Astrid Manafe dan Lael Macabee.
Sidang kasus pembunuhan Astrid dan Lael dengan terdakwa Ira Ua Senin 28 November 2022, berlangsung di Ruang Cakra dengan menghadirkan saksi Sonia Tule dan Bayu.
Menurut Saul Manafe, penundaan sidang selama 1 minggu membuka peluang terjadinya rekayasa, dalam persidangan pembunuhan anak dan cucunya.
“Apa maksudnya (ditunda) selama 1 minggu lagi? Apakah supaya ada pembelajaran-pembelajaran ke depan?” ucap Saul Manafe kepada wartawan.
Ia menyatakan, majelis hakim PN Kupang yang memimpin persidangan Randy Badjideh melaksanakan sidang selama 2 kali dalam seminggu.
Namun hal ini berbeda dengan majelis hakim dalam sidang terdakwa Ira Ua, yang hanya mengalokasikan waktu sidang 1 kali dalam seminggu.
“Kami keluarga rasa kecewa. Intinya adalah rencana pembunuhan. Kenapa harus putar-putar? Kalau mau putar-putar, kita stop saja,” tegasnya.





Tinggalkan Balasan