Kupang, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan penjurian program ‘Ramai Skali’ Bank NTT, Sabtu 15 Oktober 2022 di Alun-alun Kota Kupang.
Acara penjurian dihadiri oleh Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh, Kepala OJK NTT Japarmen Manalu, Perwakilan Bank Indonesia, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing, Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel Adoe, para Kepala Divisi, Pemimpin Cabang, para juri, serta ribuan warga Kota Kupang.
Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, program Ramai Skali merupakan program tahunan Bank NTT yang dilaksanakan untuk memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK), pada bulan Oktober setiap tahun.
“Lewat program ini, Bank NTT melakukan literasi keuangan kepada semua pihak, terutama di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa, untuk semakin cerdas mengenal produk dan layanan Bank NTT,” kata Dirut Alex Riwu Kaho kepada wartawan di sela-sela acara penjurian.
Ia menjelaskan, pada jaman yang serba modern dan digital, kaum muda atau generasi milenial NTT memiliki peran yang sangat penting untuk memajukan daerah ini.
Itulah mengapa program Ramai Skali Bank NTT kali ini menargetkan generasi milenial sebagai peserta, karena generasi milenial memiliki kemampuan untuk menguasai teknologi digital.
“Generasi milenial atau Gen Z adalah orang-orang yang menjadi penerus masa depan. Mereka yang punya teknologi, maka perbankan harus masuk ke dunia teknologi,” jelasnya.
Dirut Bank NTT mengajak generasi milenial untuk memaksimalkan dan mengembangkan potensi serta talenta yang dimiliki, dengan cara memanfaatkan produk, layanan, dan jasa perbankan.
“Tadi kita lihat, banyak kreasi-kreasi hebat yang lahir dari tangan generasi milenial. Itu salah satu contoh betapa kaum muda kita punya potensi yang luar biasa,” katanya.
Selain itu, kata Dirut, ada juga keterampilan-keterampilan lain, yang jika diberikan sentuhan teknologi, hal itu akan menjadi kekuatan generasi milenial untuk menghadapi tantangan masa depan.







Tinggalkan Balasan