Alokasi tersebut dibagi menjadi Rp200 miliar yang didistribusikan ke delapan kabupaten terdampak di Flores (masing-masing Rp20 miliar dengan total Rp160 miliar) serta Rp40 miliar yang disalurkan langsung melalui Pemerintah Provinsi NTT. 

Terkait besarnya anggaran ini, Melki memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran birokrasi agar menjaga integritas dan transparansi pengelolaannya.

“Saya mengingatkan peringatan khusus, pemerintah pusat misalnya dalam krisis ini telah menggelontorkan anggaran 200 miliar untuk penanganan bencana… Karena itu ketatkan pengawasan agar semua lini birokrasi tidak main-main dengan dana bencana. Karena kalau kita main-main dengan gejala ini, maka bencana berikutnya akan bergerak meruntuhkan kita sebagai pemegang mandat hari ini,” ucapnya lugas.

Selain fokus pada tanggap darurat dan rekonstruksi bencana, Gubernur juga menekankan prioritas pembangunan jangka panjang, khususnya pembukaan akses jalan di kawasan utara Flores yang selama puluhan tahun menjadi tantangan mobilitas warga. 

Pembukaan jalur ini dinilai vital untuk mendorong potensi pariwisata, pertanian, serta kelautan daerah.

“Gempa Flores ini membuat mimpi untuk membuka jalur Utara Flores yang sempat bertahun-tahun kita perjuangkan dari Labuan Bajo sampai Larantuka… Rencanakan ketat untuk lintasan Utara Flores dibuka. Dan itu kalau dibuka lintasan Utara Flores, itu dipastikan Utara Flores terbuka dan jalurnya itu bisa membuat akses produksi, pariwisata, dan potensi bergerak,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menggarisbawahi lima pesan utama bagi Sekda yang baru dilantik dan seluruh jajaran ASN Provinsi NTT: membangun birokrasi yang solid tanpa ego sektoral, memastikan setiap kebijakan menjadi tindakan nyata yang dirasakan masyarakat, menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan akuntabel, menjaga integritas pengelolaan anggaran, serta membentuk birokrasi yang adaptif dan inovatif di tengah keterbatasan.

“NTT hari ini berada di jalan yang terjal. Gempa, keterbatasan fiskal, dan tantangan pembangunan hadir silih berganti. Tetapi saya yakin dengan kerja keras, integritas, dan kebersamaan, kita akan mencapai kejayaan yang kita cita-citakan,” pungkas Melki Laka Lena di hadapan para undangan. (agn)