MATALOKO, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau langsung Komunitas Seminari Menengah St. Yohanes Berkhmans Todabelu, Mataloko, Kabupaten Ngada, Kamis (27/8/2026). 

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi 704 seminaris sekaligus menyerahkan bantuan logistik pascabencana gempa bumi.

Di hadapan ratusan siswa dan pengelola seminari yang berkumpul di halaman, Gubernur Melki menyerahkan secara simbolis paket sembako dan makanan siap saji berupa rendang. 

Penyaluran bantuan rendang ini secara khusus didatangkan dari Sumatera Barat melalui penerbangan udara menuju Jakarta, diteruskan ke Maumere, hingga akhirnya diangkut via jalur darat sampai ke Mataloko.

Dalam arahannya, Gubernur mengimbau seluruh komunitas seminari untuk tetap bersabar dan tenang menanti kondisi geologis benar-benar stabil. 

Mengingat ancaman gempa susulan, aktivitas sekolah dan pembelajaran diminta untuk diselenggarakan di luar ruangan sementara waktu dengan menyesuaikan fasilitas pendukung yang ada.

“Kita tunggu dulu dan sabar sampai gempa benar-benar mereda. Proses belajar mengajar sementara waktu bisa diselenggarakan di luar ruangan dengan menyesuaikan keadaan. Kepada para seminaris sebagai calon imam dan pemimpin masa depan, tetap kuat, tahan banting, tidak mudah menyerah, dan mampu beradaptasi dengan situasi,” tegas Gubernur Melki.

Pemerintah Provinsi NTT memastikan pasokan logistik dasar dan pendampingan fasilitas pendidikan akan terus berjalan selama masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana selesai. (agn)