“Dengan tuntasnya proses pengadaan tanah ini, kami berharap pembangunan akses jalan dan pengembangan PLTP Ulumbu dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta mendukung target pengembangan energi panas bumi nasional,” ujar Roya.

Dukungan terhadap pembangunan tersebut juga disampaikan oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga sekaligus Sekretaris Desa Ponggeok berharap pembangunan fisik yang segera dimulai dapat melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal.

“Harapan kita bersama tentu pelibatan tenaga kerja, material, maupun kendaraan lokal dapat diakomodasi. Namun kami juga memahami bahwa proyek berskala besar memiliki standar dan kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, menyampaikan bahwa tuntasnya proses pengadaan tanah menjadi milestone penting dalam pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 yang merupakan salah satu proyek strategis ketenagalistrikan di NTT.

“Penyelesaian pengadaan tanah ini menunjukkan kuatnya sinergi antara PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses ini sehingga dapat berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Manurung.

Ia menambahkan, ke depan, selain sebagai sarana pendukung proyek PLTP Ulumbu, pembangunan akses jalan ini juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Selain mendukung mobilisasi pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5, akses jalan ini nantinya juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial,” tambahnya.

PLTP Ulumbu merupakan salah satu proyek energi baru terbarukan yang menjadi bagian penting dalam upaya PLN mendukung transisi energi dan pencapaian target bauran energi nasional. Dengan selesainya tahapan pengadaan tanah akses jalan, PT PLN (Persero) UIP Nusra optimistis proses pembangunan infrastruktur pendukung dapat berjalan lebih optimal sehingga pengembangan kapasitas PLTP Ulumbu dapat direalisasikan sesuai target. (Humas PLN)