Komitmen politik ini juga langsung dibuktikan secara konkret melalui aksi keteladanan. Pada hari yang sama dengan pelaksanaan audiensi, Wali Kota Kupang bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menyatakan kesediaan penuh untuk menjadi keluarga pertama yang menerima kedatangan petugas sensus lapangan untuk diwawancarai dan didata di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Proses pendataan perdana tersebut didampingi langsung oleh Kepala BPS Kota Kupang sebagai bentuk jaminan prosedur. Langkah jemput bola ini diharapkan mampu mengikis keraguan sekaligus menjadi teladan nyata bagi seluruh elemen masyarakat agar bersikap terbuka kepada petugas.

“Saya ingin menunjukkan bahwa sensus ini penting bagi semua. Karena itu saya dan keluarga siap menerima petugas sensus. Saya berharap seluruh warga dan pelaku usaha juga melakukan hal yang sama. Karena data yang akurat itu adalah fondasi pembangunan bangsa yang kuat. Setiap data yang kita berikan adalah masa depan bangsa. Oleh karena itu, mari kita berikan data dengan akurat, benar, jujur. Karena BPS Kota Kupang punya slogan TIR, T-I-R. T-nya itu terima kedatangan petugas dengan baik. I-nya itu isi data Anda dengan benar dan jujur. R-nya itu rahasia data Anda pasti terjaga,” ujar Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Senin (22/6).