Atas nama Pemda dan masyarakat Rote Ndao, ia menyampaikan apresiasi ke jajaran direksi Bank NTT. Ia berharap kabupaten/kota lain di NTT ikut menerapkan sistem serupa.

“Rote Ndao adalah Kabupaten pertama yang launching. Saya berharap teman-teman di Kabupaten/Kota yang lain juga melakukan hal yang sama, sehingga proses pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan penggunaan anggaran itu, bisa dimonitor dengan baik,” ungkapnya.

Bupati Henuk menambahkan, hadirnya aplikasi ini juga bisa membantu Pemda untuk mendongkrak PAD. “Bagaimana kami cegah jangan sampai ada kebocoran-kebocoran. Karena dengan e-retribusi parkir siapapun petugas parkirnya, kami bisa monitor setiap waktu, setiap saat, uang yang dipegang petugas parkir itu bisa dimonitor setiap saat. Saya kira ini sangat bermanfaat bagi kami pemda di NTT,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur TI dan Operasional Bank NTT Rahmat Saleh, mengatakan, Rote Ndao sebagai kabupaten pertama yang memakai Dashboard Monitoring dan E-Retribusi Parkir.