“Kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kerja Komite II DPD RI dalam rangka mencari solusi atas berbagai persoalan daerah terkait peternakan dan kesehatan hewan di NTT. Bantuan 3.000 dosis semen beku dari berbagai jenis sapi unggul ini tentu akan sangat membantu pengembangan sektor peternakan di daerah,” ujar Melki.
Gubernur menyebut program ini diharapkan melahirkan sapi-sapi unggul berkualitas baik. Tujuannya agar daya saing sektor peternakan NTT meningkat ke depan.
“Melalui inseminasi buatan ini kita berharap dapat menghasilkan sapi-sapi unggul dengan kualitas yang baik sehingga mampu meningkatkan daya saing sektor peternakan NTT di masa mendatang,” katanya.
Lebih jauh, Melki berharap keberhasilan pengembangan sapi unggul di NTT bisa jadi model untuk komoditas lain seperti babi, kambing, kerbau, dan unggas.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, akademisi, dan peternak. Politeknik Pertanian dan Universitas Nusa Cendana disebut ikut berkontribusi lewat pendidikan, penelitian, dan pendampingan.





Tinggalkan Balasan