Jakarta, KN – Panggung Festival Lamaholot baru saja dikejutkan oleh penampilan memukau dari model cilik berbakat, Nashyafa Ozora Mentari Bahy.
Bocah kelas 2 SDN 01 Tambun Selatan yang akrab disapa Ozora (Kibo) ini hadir sebagai Guest Star (Bintang Tamu) khusus. Ia sukses mencuri perhatian publik lewat balutan busana adat yang sarat akan makna filosofis.
Putri dari pasangan Bapak Nasrul Bahy dan Ibu Melly Raben ini tampil anggun mengenakan gaun mewah (gown) yang dirancang langsung oleh sang ibunda. Gaun tersebut memanfaatkan kain tenun ikat asli Lamaholot bernama Kwatek Kumh’a Tukang Brus’e.
Bahan premium ini diproduksi langsung oleh para penenun lokal dari Rumah Tenun Milenial Adonara.
Setiap helai kainnya memiliki Mowak (motif) mendalam yang merepresentasikan filosofi roda kehidupan masyarakat Lamaholot.
Kehadiran Ozora di atas panggung semakin magis dengan atribut budaya yang melekat di tubuhnya. Ia mengenakan aksesoris kepala berupa miniatur gading gajah yang menjadi ikon Mahar Inawae (perempuan Lamaholot). Kedua tangannya pun menggenggam Wua Malu (sirih pinang), Lelu (kapas), serta Ture (alat penghalus kapas menjadi benang).
Bukan sekadar berjalan di atas altar catwalk, model cilik yang sudah menggeluti dunia modelling sejak usia 4 tahun ini juga menyampaikan pesan edukasi yang menyentuh.
Di hadapan para penonton, Ozora mengajak seluruh putra-putri generasi penerus Lamaholot untuk terus mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan leluhur.
“Kita harus bangga dan terus menjaga warisan budaya Lamaholot. Mulai dari kain tenun tradisional, tarian, hingga makanan khasnya. Karena kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ujar Ozora penuh percaya diri.
Banjir Prestasi Tingkat Nasional dan Internasional
Kehadiran Ozora sebagai bintang tamu di Festival Lamaholot bukanlah tanpa alasan. Di usianya yang masih sangat muda, Ozora telah mengantongi deretan prestasi prestisius di tingkat nasional hingga internasional. Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, ia sukses menyabet berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:
Winner Little Puteri Batik Jawa Barat 2025-2026
Runner-up 1 Ratu Budaya Batik Kab. Bekasi 2025-2026
Juara 1 Kids Sport Wear Indonesia Kemenpora 2025
Juara 1 Busana Adat Terbaik Hari Kebangkitan Nasional Kementrian Kebudayaan 2026
Juara 1 Kebaya Indonesia 2026 & Best Talent Kebaya Nusantara 2026
Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada ajang Indonesia International Culture Festival 2025 dan International Delegate in the Beach Parade 2025.
Selain menjadi ikon dari beberapa desainer papan atas, dalam waktu dekat Ozora juga dijadwalkan untuk unjuk gigi sebagai talent dalam pergelaran mode internasional, Asean Fashion Week 2026.
Lewat konsistensi dan prestasinya, Ozora ‘Kibo’ membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi agen perubahan dalam melestarikan kebudayaan Indonesia di mata dunia.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen yang hadir dalam kesempatan itu memberikan apresiasi dan dukungan untuk Ozora ‘Kibo’.
“Selamat untuk ananda Ozora Bahi atas beberapa penganugerahan yang diterima, Putri Batik Jabar 2025, Runner Up juara Budaya Batik Jabar. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan. Saya bangga, semoga sebagai orang Flores Timur, Ozora dapat mewarnai Batik Jawa Barat,” ungkap Bupati Flotim, Antonius Doni Dihen. (*/ab)





Tinggalkan Balasan