Bagi Wali Kota, pergantian nakhoda di tubuh HIMPAUDI bukan sekadar seremonial rutin organisasi belaka, melainkan bagian integral dari misi besar mematangkan masa depan daerah melalui penanaman nilai moral sejak dini.

“Meskipun seremonial hari ini tampak sederhana, sejatinya kita sedang meletakkan dasar bagi masa depan. Esensi kemajuan sebuah kota bukan diukur dari megahnya infrastruktur semata, melainkan dari cara kita membangun kapasitas warganya, jaminan kesehatan, sektor edukasi, serta keteguhan moralnya,” tegasnya.

Ia mengimbuhkan bahwa penyemaian karakter luhur harus diinisiasi sejak anak-anak menduduki bangku PAUD, yakni melalui penciptaan atmosfer belajar yang protektif, higienis, ramah terhadap perkembangan anak, serta dipenuhi kehangatan.

Pada momentum itu pula, Wali Kota menyematkan pujian yang tinggi kepada segenap guru PAUD yang selama ini berjuang dengan ketulusan hati mengawal masa tumbuh kembang generasi muda.

“Dari balik ruang kelas PAUD yang kecil itulah kelak akan bermunculan figur-figur besar. Bukan tidak mungkin dari sana lahir pakar sains, pelaku bisnis sukses, seniman bertalenta, hingga nakhoda kepemimpinan di masa depan. Di balik setiap kesuksesan tersebut, selalu ada andil besar serta dedikasi tanpa pamrih dari para guru PAUD,” ucapnya hangat.