“Seluruh hewan kurban sudah melalui proses karantina dan pemeriksaan kesehatan oleh dinas terkait, baik dari tingkat provinsi maupun kota, sehingga dipastikan layak dan aman untuk dikurbankan,” ujar Christian.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual yang sarat akan nilai keikhlasan, ketaatan kepada Tuhan, dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengajak masyarakat untuk memaknai kurban sebagai ajang untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Lebih jauh, Christian menyoroti pentingnya menjaga keberagaman di Kota Kupang. Menurutnya, perbedaan adalah kekuatan yang harus dirawat demi menciptakan harmoni.

“Harmoni itu bukan berarti semua harus seragam, tetapi bagaimana kita hidup dalam keseimbangan. Seperti nada-nada lagu yang berbeda, namun jika disusun dengan proporsi yang tepat, akan menghasilkan harmoni yang indah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa visi pembangunan Kota Kupang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan karakter manusia yang memiliki empati dan kepedulian sosial.