KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menempatkan tenaga ahli gizi sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kota Kupang periode 2026–2031, Selasa (19/5).
Dalam sambutannya, Yanuar Dally menekankan bahwa keterlibatan ahli gizi kini dilakukan sejak tahap perencanaan awal, bukan lagi saat masalah gizi muncul. Ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari pemenuhan gizi yang baik, sehingga peran ahli gizi sangat krusial dalam mendukung program strategis nasional tersebut.
“Sekarang tidak lagi menunggu masalah muncul baru ahli gizi dicari. Justru Bapak dan Ibu ada di garda depan untuk memastikan program ini berjalan baik sejak awal,” ujar Yanuar.
Yanuar mengajak seluruh pengurus Persagi membangun kolaborasi yang kuat, baik secara internal maupun eksternal. Menurutnya harus ada kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi profesi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menangani persoalan gizi yang kompleks.
Pada kesempatan yang sama, Habsibah Betty resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC Persagi Kota Kupang yang baru. Ketua DPD Persagi Provinsi NTT, Agustina Rospita, dalam arahannya mengingatkan bahwa tantangan gizi di Kota Kupang, seperti stunting, wasting, dan anemia, masih tergolong kompleks. Oleh karena itu, ia mendorong pengurus baru untuk membangun kolaborasi lintas sektor yang kuat, transparan, dan berintegritas.
Agustina menyampaikan bahwa ahli gizi harus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan edukasi dan advokasi kesehatan dengan pendekatan yang sederhana, membumi, dan berkelanjutan. “Jaga marwah profesi ahli gizi dengan memegang teguh kode etik dan bekerjalah dengan hati,” ujarnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan tenaga profesional kesehatan demi mewujudkan generasi muda dan warga yang sehat, cerdas, dan kompeten. (*)



Tinggalkan Balasan