Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, memperkenalkan program hilirisasi TAPA OKE JU (Tanam, Panen, Olah, Kemas, Jual) dan NTT Mart.

Hal ini disampaikan Gubernur NTT, saat momentum pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT, yang digelar di Auditorium Undana, Jumat (15/5/2026).

“Kalau dulu pola lama hanya tanam, panen dan jual, sekarang kami ubah menjadi tanam, panen, kemas, olah baru jual sehingga hasil nilai tambah dari hilirisasi ini tetap di NTT,” kata Melki.

Waketum DPP Partai Golkar ini menyebut, skema hilirisasi tersebut disiapkan untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa, sekaligus memastikan keuntungan ekonomi tidak keluar dari NTT.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terus mendorong pengembangan UMKM, koperasi, serta program NTT Mart sebagai jalur distribusi dan pemasaran produk lokal masyarakat.

“Saya dengan Pak Wakil Gubernur juga mendorong yang namanya NTT Mart untuk memastikan produksi masyarakat melalui UMKM bisa dipasarkan dengan baik ke masyarakat luas,” ujarnya.

Melki mengatakan penguatan hilirisasi menjadi bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi daerah, yang bertumpu pada sektor pangan, pertanian, perikanan, dan usaha mikro masyarakat.

Ia menilai NTT tidak boleh terus berada pada posisi sebagai penjual bahan mentah tanpa memiliki kendali terhadap nilai ekonomi hasil produksinya sendiri.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi distribusi, stabilitas harga, kelembagaan petani, dan nilai tambah di daerah sendiri. Selama ini kita masih menjadi produsen bahan mentah, belum menjadi penentu utama nilai ekonomi hasil kita sendiri,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi dukungan anggota DPR RI asal NTT, Ahmad Yohan, yang disebut aktif memperjuangkan akses program pemerintah pusat bagi seluruh kepala daerah di NTT.

“Pak Ahmad Yohan memastikan semua kepala daerah di NTT bisa mengakses dengan mudah setiap program pemerintah pusat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Melki mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di NTT untuk mendukung program-program nasional yang masuk ke daerah, terutama agenda ketahanan pangan dan penguatan ekonomi rakyat.

“Dengan acara hari ini kami bersama Bupati dan Wali Kota se-NTT mari menyukseskan setiap program pusat yang masuk di daerah dengan semangat Ayo Bangun NTT,” tandasnya. (ocp/ab)