Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat, untuk menangani tragedi kebakaran, yang menimpa Panti Asuhan Guardian Holy Angel di Kota Kupang.
Orang nomor satu di Provinsi NTT itu memerintahkan jajarannya, untuk memberikan penanganan yang maksimal, guna membantu suster dan anak-anak penghuni panti asuhan tersebut.
“Saya sudah meminta Ibu Plh Sekda untuk berkoordinasi dengan semua pihak terutama Dinas Sosial, BPBD, dan dinas pendukung lain, serta Pak Wali Kota dan jajaran di Pemkot Kupang, untuk melakukan langkah-langkah penanganan di kesempatan pertama,” kata Gubernur NTT, Melki Laka Lena kepada wartawan, Kamis (14/5/2026) pagi.
Eks Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menjelaskan, pasca kejadian kebakaran Panti Asuhan Guardian Holy Angel, seluruh penghuni dipindahkan sementara ke Dinas Sosial Provinsi NTT. Total terdapat 19 anak dan 2 suster yang sudah dievakuasi.
“Untuk sementara, semua aktivitas dan kegiatan Panti Asuhan Guardian Holy Angel, akan dilaksanakan di Dinas Sosial Provinsi NTT. Penanganan dalam hal kebutuhan logistik, akan dilakukan bersama-sama dengan Pemkot Kupang,” ungkapnya.
Gubernur Melki berharap, seluruh anak-anak bersama pengasuh Panti Asuhan Guardian Holy Angel, bisa melaksanakan semua aktivitasnya dengan baik di tempat sementara, yaitu di Dinas Sosial Provinsi NTT, sambil menunggu langkah penanganan selanjutnya.
“Kami berharap mereka bisa tinggal dengan nyaman, dan yang bersekolah bisa bersekolah dengan baik. Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk mencari langkah-langkah konkrit, guna membantu panti asuhan ini, agar segera dibangun kembali dan beroperasi dengan baik,” ujarnya.
Gubernur mengimbau seluruh masyarakat NTT, untuk terus memeriksa kondisi kelistrikan di rumah masing-masing, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Saya meminta kita semua memperhatikan kondisi kelistrikan kita di rumah dengan baik, untuk kita bisa antisipasi kejadian ini ke depan,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan