Eks Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menjelaskan, pasca kejadian kebakaran Panti Asuhan Guardian Holy Angel, seluruh penghuni dipindahkan sementara ke Dinas Sosial Provinsi NTT. Total terdapat 19 anak dan 2 suster yang sudah dievakuasi.
“Untuk sementara, semua aktivitas dan kegiatan Panti Asuhan Guardian Holy Angel, akan dilaksanakan di Dinas Sosial Provinsi NTT. Penanganan dalam hal kebutuhan logistik, akan dilakukan bersama-sama dengan Pemkot Kupang,” ungkapnya.
Gubernur Melki berharap, seluruh anak-anak bersama pengasuh Panti Asuhan Guardian Holy Angel, bisa melaksanakan semua aktivitasnya dengan baik di tempat sementara, yaitu di Dinas Sosial Provinsi NTT, sambil menunggu langkah penanganan selanjutnya.
Halaman



Tinggalkan Balasan