“Karena itu, pendekatan sosial harus terus dijalankan secara konsisten,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLN terus mengedepankan pendekatan terbuka dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan proyek.
“Kami menyadari bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat, saling mendengar, dan saling memahami,” ujar Rizki.
Ia menambahkan, PLN ingin memastikan pengembangan geothermal di Flores mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.
“Harapannya, masyarakat dapat melihat bahwa proyek ini bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama,” tutupnya. (Humas PLN)



Tinggalkan Balasan