Tugas utama forum ini meliputi:
- Memberikan gagasan dan rekomendasi strategis terkait konservasi sumber daya air.
- Mendorong efisiensi penggunaan air di tingkat masyarakat dan industri.
- Memfasilitasi kolaborasi lintas pihak antara pemerintah, swasta, dan organisasi sosial.
Wali Kota mengajak seluruh elemen untuk memandang pengelolaan air sebagai bentuk tanggung jawab kepada masa depan. Ia menekankan bahwa setiap mata air yang dirawat hari ini adalah investasi bagi generasi yang belum lahir.
“Kota Kupang bukan hanya warisan dari leluhur, tetapi juga pinjaman dari anak cucu yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Meskipun masih dalam tahap membangun fondasi organisasi, Forum PSDAT optimistis dapat menghadirkan perubahan positif dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang melalui penyediaan fasilitas pendukung dan koordinasi program yang berkelanjutan.
Pengukuhan forum ini menandai strategi Pemkot Kupang dalam menangani krisis air tahunan menjadi lebih partisipatif dengan melibatkan tokoh agama dan akademisi. Langkah ini dipandang krusial untuk memastikan setiap kebijakan pengelolaan air mendapatkan dukungan sosial yang luas dari masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan