So’e, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menutup kegiatan pelatihan, dan penyerahan alat pembuatan emping jagung, bagi kelompok UMKM yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, di Desa Nobi-Nobi, Kamis (7/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Melki juga menyerahkan bantuan peralatan produksi, kepada kelompok usaha masyarakat, setelah tiga hari dilatih pengolahan jagung, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

“Kita bantu mulai dari pelatihan, pemberian alat, sampai pengemasan supaya produk masyarakat punya nilai jual yang lebih bagus dan menguntungkan masyarakat yang memproduksi,” kata Melki.

Menurutnya, jagung yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk biasa dengan harga murah kini bisa menghasilkan nilai ekonomi lebih tinggi setelah diolah menjadi emping jagung dengan kemasan sederhana namun menarik.

Ia mencontohkan produk jagung curah yang sebelumnya dijual sekitar Rp2.000 dapat meningkat menjadi Rp5.000 setelah dikemas dengan baik.

“Kalau hanya dijual biasa nilainya kecil. Tapi ketika dikemas dengan baik, orang membeli karena melihat produk ini menarik. Keuntungan tambahan itu masuk ke masyarakat dan UMKM,” ujarnya.