“Kalau kita ingin melihat atlet yang baik dan berprestasi, maka harus dimulai sejak dini. Ini membutuhkan proses panjang, kerja sama tim, pelatih, dan kemauan dari atlet itu sendiri,” ujar Serena.

Ketua Umum PCI Provinsi NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Serena Francis memimpin PCI Kota Kupang. Ia menilai Kota Kupang memiliki potensi besar untuk menjadi model pengembangan cricket di Nusa Tenggara Timur karena didukung oleh pelatih berpengalaman dan sinergi yang kuat dengan sekolah-sekolah.

Inche optimistis bahwa di bawah kepemimpinan yang baru, cricket Kota Kupang akan terus berkembang, terutama dengan adanya dukungan pengembangan infrastruktur yang tengah diupayakan oleh PCI NTT.

Setelah prosesi pelantikan, agenda langsung dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pengurus untuk menyatukan visi dan menyusun program kerja konkret bagi masa bakti empat tahun ke depan.

Penunjukan Serena Francis yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota memberikan sinyal kuat akan adanya dukungan politis dan administratif yang lebih besar bagi cabang olahraga cricket. Fokus pada jenjang sekolah (SD hingga SMA) merupakan langkah strategis untuk memastikan regenerasi atlet tidak terputus, sekaligus memperluas basis peminat olahraga ini di ibu kota NTT. (*)