Kupang, KN – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus mendorong kemandirian daerah guna menyukseskan transformasi Festival Paskah Pemuda GMIT menjadi agenda wisata rohani berskala nasional.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menegaskan bahwa komunikasi dengan pemerintah pusat telah berjalan intensif. Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan keberhasilan agenda tersebut.

“Komunikasi dengan Pemerintah Pusat melalui Bapak Wakil Presiden sudah terbangun dengan sangat baik. Namun, kami tidak ingin hanya bergantung pada pusat. Pemerintah Kota akan segera membahas alokasi anggaran serta rencana strategis sebagai bentuk komitmen kemandirian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat menjadi kunci utama. Namun, menurutnya, inovasi dan kekuatan lokal tetap menjadi penggerak utama dalam mengembangkan festival tersebut sebagai destinasi wisata rohani.