Menurut Abdul Aziz Panggo, perayaan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum penting untuk memperkuat kehadiran dan kepedulian dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa keluarga bukan hanya soal ikatan darah, tetapi juga soal tanggung jawab sosial, termasuk mendukung pembangunan Kota Kupang, pembangunan di NTT, serta kontribusi terbaik bagi negara.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa inti dari sebuah ikatan keluarga adalah kerukunan. Tanpa kerukunan, sebuah keluarga akan kehilangan maknanya. Oleh karena itu, IKN terus berkomitmen membangun silaturahmi yang kuat di tengah perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang.
“Perbedaan adalah keindahan, seperti warna-warni bunga yang saling melengkapi. Dengan kerukunan dan persaudaraan, IKN akan terus bertumbuh dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya seraya mengapresiasi kerja sama seluruh keluarga besar IKN yang telah memungkinkan kegiatan ini terselenggara dengan baik. (crs/ab)







Tinggalkan Balasan