Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan progres pembangunan PLTP Mataloko infrastruktur, di mana tiga wellpad dan lay down area telah rampung dibangun, sementara satu wellpad lainnya memasuki tahap penyelesaian.
Infrastruktur pendukung seperti akses jalan juga telah disiapkan, mulus hotmix dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Dengan capaian tersebut, total progres konstruksi mencapai sekitar 88 persen. PLN terus-menerus melakukan komunikasi dan konsultasi kepada masyarakat untuk mendapatkan masukan serta menyampaikan penjelasan akan keraguan – keraguan selama ini tentang panas bumi.
Maternikus Tigor menjelaskan bahwa penetapan lokasi water intake di Tiwu Bala menjadi salah satu pekerjaan yang membutuhkan sosialisasi lebih intensif. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan konstruktif agar seluruh tahapan berjalan kondusif.
“Kami berharap dukungan Pemerintah Daerah terus mengalir sehingga percepatan ini tidak hanya tuntas dari sisi teknis, tetapi juga diterima dan didukung oleh masyarakat Ngada,” ujarnya.







Tinggalkan Balasan