Sementara itu, Pimpinan Bank NTT Cabang Betun, Yorry R.M. Blegur, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bank NTT untuk terus menggaungkan literasi keuangan hingga ke pelosok. “Kami ingin anak-anak muda Malaka tidak hanya mengenal produk keuangan, tapi juga memahami manfaatnya untuk masa depan,” kata Yorry.

Ia menambahkan, literasi keuangan bukan hanya tentang menabung, tetapi juga soal membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan. “Dari hal-hal kecil seperti mencatat pengeluaran harian, menabung rutin, hingga memahami risiko investasi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bank NTT dan OJK berharap kesadaran finansial masyarakat Malaka semakin meningkat. Di tengah perkembangan ekonomi digital dan berbagai tantangan pascapandemi, pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan diyakini menjadi modal utama untuk menciptakan masyarakat yang inklusif, produktif, dan tangguh secara ekonomi. (*/ab)