Ia berharap generasi muda Malaka menjadi lebih mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan pribadi, sehingga dapat berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. “Pemuda yang cerdas finansial akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.

Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menyampaikan apresiasi kepada OJK, Bank NTT, BI, dan BEI atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi konkret antara regulator, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah untuk membuka akses keuangan bagi masyarakat.

“Edukasi seperti ini sangat penting. Kita ingin masyarakat Malaka, khususnya generasi muda, lebih sadar akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan. Dari pengetahuan itu, mereka bisa mengatur keuangan dengan bijak, memulai usaha, dan memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Henri.

Sementara itu, Pimpinan Bank NTT Cabang Betun, Yorry R.M. Blegur, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bank NTT untuk terus menggaungkan literasi keuangan hingga ke pelosok. “Kami ingin anak-anak muda Malaka tidak hanya mengenal produk keuangan, tapi juga memahami manfaatnya untuk masa depan,” kata Yorry.