Distribusi Diduga Melalui Bantuan Dinas

Menurut pengakuan para petani, pupuk yang diduga palsu tersebut diperoleh melalui bantuan dari salah satu dinas di Kota Kupang. Total yang diterima mencapai sekitar tiga dus atau setara 45 botol.

“Kami sangat prihatin. Produk Atonik telah digunakan oleh petani di NTT sejak 2021 dan terbukti membantu meningkatkan hasil panen. Dengan adanya dugaan pemalsuan ini, kepercayaan petani dapat terganggu, dan hasil pertanian pun bisa terdampak,” kata Muhammad Ikhsan Kurnianto.

Perusahaan Minta Polda NTT Usut Tuntas

PT. Mitoku Sukses Makmur berharap pihak kepolisian, khususnya Polda NTT, dapat mengusut tuntas dugaan sindikat pemalsuan produk pupuk ini, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum-oknum dalam proses distribusi.

“Kami mendukung penuh penyelidikan ini agar kasusnya menjadi terang benderang dan tidak merugikan petani serta perusahaan. Dugaan pemalsuan ini bukan hanya menyerang merek kami, tetapi juga dapat berdampak langsung pada produktivitas pertanian di wilayah NTT,” tegas Frangky.

Perusahaan masih belum dapat memperkirakan nilai kerugian secara pasti karena proses pendataan dan verifikasi jumlah barang yang beredar masih dilakukan.

Tentang Produk Atonik 6.0L

Atonik 6.0L adalah zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT) yang berfungsi sebagai perangsang untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas berbagai jenis tanaman, mulai dari padi, jagung, hortikultura hingga buah-buahan.

Dengan temuan dugaan pemalsuan ini, PT. Mitoku Sukses Makmur mengimbau para petani untuk lebih waspada dan membeli produk melalui jalur distribusi resmi serta segera melapor jika menemukan produk yang mencurigakan. (*)