Sebagai bentuk komitmen pribadi, Dr. Haning juga memberikan beasiswa pendidikan penuh kepada atlet-atlet berprestasi dari cabang tinju, silat, dan kempo.

“Banyak atlet berprestasi yang tidak bisa kuliah karena keterbatasan biaya. Karena itu, saya memberikan kuliah gratis di Universitas Persatuan Guru 1945 NTT untuk mereka,” jelasnya.

Dana Pembinaan Atlet Jelang PON 2028

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Haning mendesak pemerintah provinsi untuk segera mengalokasikan dana pembinaan atlet sebagai persiapan menuju PON 2028.

“Untuk mendukung prestasi ke depan, perlu ada dana tambahan pembinaan. Sudah hampir setahun, kami belum menerima dana pembinaan. Ini membuat pembinaan mandek,” tegasnya.

Ia berharap Pemprov NTT segera merespons kebutuhan ini agar proses pembinaan atlet dapat dimulai sejak dini dan menghasilkan prestasi yang lebih baik di masa mendatang. (*)