Gubernur NTT menambahkan, hal tersebut bukanlah mustahil, jika Bank NTT benar-benar didorong menjadi bank yang profesional tanpa intervensi politik.

“Kalau kita membiarkan tidak diganggu, maka apa yg kami sampaikan bukan hal yang mustahil. Syaratnya beri kesempatan dan mendorong, agar Bank NTT betul-betul seperti bank-bank Himbara, agar dia bisa berkembang dan bersaing dengan sehat,” ungkapnya.

Tempatkan Orang Profesional

Gubernur NTT Melki Laka Lena juga menegaskan tekadnya untuk menempatkan orang-orang profesional untuk mengurus Bank NTT.

“Tentu kita akan mix dengan berbagai bankir-bankir lain, bersama bankir dari Bank NTT, agar mereka bisa menata Bank NTT dengan baik. Selain dari Bank NTT, nanti Bank Jatim juga masuk,” terangnya.

“Bankir-bankir yang kita lihat punya kapasitas, kita gabungkan untuk duduk di jajaran direksi maupun komisaris. Kita juga berharap agar komisaris juga tidak usah ada orang-orang politik lagi. Kasi orang-orang perbankan semua. Sehingga mereka bisa dikasi panduan untuk mengurus Bank NTT dengan baik,” tandas Gubernur Melki. (*)