“Tentu gagasan, spirit, dan pola yang sama juga kami dorong dengan program hilirisasi atau pengelolaan hasil-hasil bumi di tingkat desa atau kelurahan,” ungkap Melki Laka Lena.
Selain menyebut Frans Lebu Raya sebagai pengagas program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di desa, Melki juga menyampaikan bahwa ia punya kedekatan secara personal dengan Frans Lebu Raya.
“Kami berdua sebagai adik dan kakak. Pernah juga sebagai kompetitor pada Pilkada 2013 lalu, dan sampai di akhir hayat beliau tetap menjadi Kakak yang baik, mengayomi kami adik-adik dalam segala aktivitas politik,” ungkapnya.
Melki Laka Lena juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga alm Frans Lebu Raya yang sudah menerimanya bersama rombongan.
“Saya berterima kasih, hari ini diterima sebagai keluarga. Semoga spirit Kak Frans ini bisa kami teruskan di waktu-waktu yang akan datang,” tandas Melki Laka Lena.
Perwakilan keluarga alm Frans Lebu Raya diantaranya Anton Bapa Tokan, Hendrikus Lebu Raya, Pius Aran Bakan, mendukung Melki Laka Lena menjadi Gubernur NTT.





Tinggalkan Balasan