Ia menantang kedua paslon lainnya untuk menjelaskan strategi mereka dalam memanfaatkan potensi energi terbarukan ini sembari menjaga kepentingan masyarakat lokal.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Simon Petrus Kamlasi dari paslon nomor urut 03 mengakui bahwa pengembangan energi geothermal sering kali diwarnai konflik, terutama terkait pembagian keuntungan antara pusat dan daerah.

Ia menekankan pentingnya menjadikan masyarakat lokal sebagai prioritas dalam setiap proyek yang dilaksanakan.

“Kami harus memastikan bahwa masyarakat mendapatkan manfaat yang jelas dari proyek geothermal ini,” tegas Simom

Ia menambahkan bahwa sebagai putra daerah Flores, ia dan pasangannya memiliki pemahaman yang mendalam tentang situasi dan budaya lokal, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih tepat.

Johni Asadoma kemudian menegaskan bahwa kerja sama dengan pemerintah pusat sangat penting dalam pengembangan energi baru terbarukan ini.

Ia mengungkapkan, “NTT tidak bisa mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semata. Anggaran yang terbatas mengharuskan kita untuk mencari jejaring di pusat agar proyek energi terbarukan dapat berjalan tanpa membebani PAD.”