Melki Laka Lena mencontohkan bencana Seroja yang menimpa NTT pada April 2021 silam, dimana semua pihak termasuk birokrasi tidak siap ketika bencana itu datang. Begitu juga dengan Covid dan lain sebagainya.
“Butuh banyak bantuan untuk kita bergerak bersama-sama. Ini menunjukan bahwa memang birokrasi kita khusus yang berhubungan langsung dengan kebencanaan mesti dipersiapkan dengan baik agar bisa melewati situasi seperti itu dengan baik,” ujar Melki Laka Lena.
Melki memastikan bahwa di masa Melki-Johni memimpin NTT, mereka akan sangat fokus untuk mempersiapkan birokrasi dengan baik. Birokrasi harus dilatih dan dibekali sehingga sigap mengantisipasi berbagai situasi yang terjadi.
“Kalau bicara soal mitigasi bencana alam misalnya, kita juga harap agar teman-teman yang memang bergerak di bidang ini diberi pelatihan dan dipersiapkan untuk bekerja dengan baik,” sebut Melki Laka Lena.
“Kita punya mimpi bersama untuk melayani masyarakat dalam berbagai situasi dan kita pastikan ketika mereka bekerja, Melki-Johni juga menjadi contoh untuk turun ke lapangan. Sepanjang saya DPR RI, kami paling rutin masuk ke semua desa bersama birokrasi,” terang mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI periode 2019-2024 itu.





Tinggalkan Balasan