Jakarta, KN – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik mantan Bupati Batang, Dr. Wihaji, S.Ag,.M,Pd menjadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN pada Minggu (20/10/2024).

Wihaji yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (MELKI-JOHNI). Disebutkan Wihaji, salah satu persoalan serius di NTT adalah jumlah prevelensi stunting yang masih tertinggi di Indonesia.

“Sesuai dengan bidang tugas kami, kami siap membantu Provinsi NTT untuk bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat bekerja dalam semangat kolaborasi untuk turunkan angka stunting di NTT,” sebut Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN usai acara Tasyasukur HUT Ke 60 Partai Golkar di Gedung DPP Golkar, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Disebutkan Menteri Wihaji, salah satu agenda prioritas atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran adalah memaksimalkan kerja kolaboratif untuk menurunkan angka stunting, termasuk di NTT.

Ia mengaku kenal dekat dengan cagub Melki Laka Lena dan cawagub Johni Asadoma. “Kaka Melki Laka Lena ini sahabt karib saya dan kami sama-sama dipercayakan menjadi Wakil Ketua Umum DPP Golkar sehingga sudah menjadi kewajiban saya bekerja mendukung Kaka Melki dan Kaka Johni Asadoma,” katanya.

Dukungan untuk MELKI-JOHNI dari sahabat-sahabat dekatnya di Partai Golkar yang kini masuk dalam jajaran kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran juga terus berdatangan.

Calon Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengaku optimis bahwa selain kedekatannya dengan Presiden dan Wakil Presiden, para jajaran cabinet Merah Putih bakal bekerja maskimal untuk memenangkan pertarungan di Pilgub NTT. Bahkan setelah meraih kemenangan, seluruh jajaran Kementrian yang diisi oleh kader Golkar maupun kader dari partai koalisi pendukung MELKI-JOHNI bakal membawa program untuk mendukungnya dengan Johni Asadoma.

Berikut ini 12 Kader Partai Golkar yang masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih :