“Apapun resikonya, dia teguh sampai akhir. Yang penting untuk kepentingan banyak orang, dia berani untuk berjuang,” terangnya.

Dari Pahlawan Marilonga, kata Melki, dapat diambil pelajaran bahwa setiap perjuangan pasti akan berat dan penuh rintangan. Tetapi yakinlah semua perjuangan pasti ada hasil yang lebih baik untuk masyarakat.

“Jadi sampai hari ini Marilonga kita masih kenal sebagai tokoh inspirasi bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Ende,” terangnya.

Melki menambahkan, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki pahlawan. Tetapi selama ini banyak pahlawan itu berada di Pulau Jawa.

“Sedangkan kita di NTT ini sangat minim pahlawan. Jadi keinginan keluarga bahwa Marilonga ini didorong sebagai pahlawan, maka kita akan perjuangkan,” pungkas Melki.

Ahli Waris Marilonga, Christoforus Orangmari mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende sudah mengusulkan Marilonga sebagai Pahlawan Nasional.

“Mudah-mudahan kalau memang direstui dan kerja kita baik, tentu semua rencana ini bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.