Inche juga kembali menegaskan bahwa Rumah Sakit Pratama Kualin merupakan perjuangan Melki Laka Lena.

“Waktu itu, komunikasi saya dengan Pak Melki, dan kemudian rumah sakit itu berdiri tegak di Kualin. Orang lewat di wilayah selatan, yang mrka ingat yaitu rumah sakit Kualin. Dan itu diperjuangkan Pak Melki,” ungkap Inche Sayuna.

Ia berharap bahwa, masyarakat TTS khususnya Kualin tidak melupakan kerja nyata dan perjuangan Melki Laka Lena yang sudah tebukti bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat memberikan kepercayaan kepada Melki Laka Lena untuk membawa NTT lebih maju, sehat, cerdas, sejahtera serta berkelanjutan.

“Saya berharap bapak mama tidak lupa ini. Saya orang timor kalau orang sudah berbuat baik, kita tidak lupa itu. Mudah-mudahan ingat karya nyata Pak Melki dan kemudian beri kepercayaan kepada dia untuk menjadi Gubernur pada tanggal 27 November 2024 mendatang,” pungkas Inche Sayuna.

Calon Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan, pihaknya akan membangun industri pengolahan produk daerah di Kabupaten TTS.

Menurutnya, pembangunan industri pengolahan ini sejalan dengan program hilirisasi, yang terus digaungkan paslon Melki-Johni di seluruh Provinsi NTT.

Khusus di wilayah Kualin, Kabupaten TTS, paslon cagub cawagub NTT Melki-Johni akan membangun industri pengolahan untuk mengolah produk-produk daerah.

“Beras sudah ada. Kalau Sopi ini mudah-mudahan kita urus dengan baik, harganya bagus, jadi bapak mama bisa pegang uang lebih banyak,” kata Cagub NTT Melki Laka Lena.

Di hadapan lebih dari 1000 warga Kualin, Melki menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan bagian dari visi NTT Maju di bidang ekonomi, di mana Melki-Johni ingin agar pendapatan per kapita masyarakat NTT mengalami peningkatan lewat industri pengolahan.

“Salah satu program dari Melki-Johni adalah kita ingin agar bapak mama sekalian harus memiliki peningkatan pendapatan per kapita, atau pegang uang lebih banyak dari sebelum Melki-Johni jadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Melki menegaskan bahwa, penugasannya ke NTT merupakan perintah langsung presiden terpilih Prabowo Subianto.