“Tidak semua kita ACC, karena kita mempertimbangkan beban kerja. Silahkan diajukan, setelah itu kita lakukan assesment. Setelah proses itu selesai, kita akan kirimkan ke BKN, dan tidak ada kendala lagi. Kalau semua proses administrasi selesai akan dipindahkan,” kata Anwar Sanusi.
Selain menyampaikan perihal transisi pegawai BLK, Melki Laka Lena juga meminta agar ada penambahan ruangan workshop agar BLK di Kupang bisa difungsikan dengan baik.
“Ijin Pak Sekjen, mudah-mudahan kita ada ruang untuk menambah satu workshop lagi yang kita bangun, biar bisa difungsikan dengan baik,” kata Melki Laka Lena.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemenaker menyatakan siap dan akan segera menambah satu lagi pembangunan workshop di BLK Kupang.
“Yes, siap pimpinan. Kalau pimpinan sudah menginstruksikan, maka kita siap,” ungkap Sekjen Kemenaker.
Melki Kawal Aspirasi BLK
Usai memantau BLK Kupang, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengatakan, BLK dikembangkan untuk membantu tenaga kerja di NTT, agar bisa lebih paripurna lagi memiliki skil yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan kerja di NTT, Indonesia dan di luar negeri.





Tinggalkan Balasan