Menurut Marinus, lembaga Survei SMRC cukup kredibel. Dari segi metodologi tidak ada yang salah. Pertanyaan yang diajukan sebenarnya pertanyaan tentang elektabilitas, bukan pertanyaan tentang top of mind.

“Pertanyaan tentang top of mind harus berbunyi: Menurut Anda Gubernur siapa yang paling banyak dibicarakan masyarakat NTT? Jelas jawabannya adalah Viktor Bungtilu Laiskodat, tapi bukan karena prestasi melainkan karena notoriousness (keterkenalan) atau notoriety-nya,” jelas Marianus.

Dia menyebut beberapa hal yang menjelaskan mengapa Viktor Laiskodat menjadi terkenal. “Sumba, sekolah jam 04.00 pagi, garam, dan PAW Ratu Wula adalah contoh-contoh notoriety-nya. Orang yang paling notorious bukan berarti orang yang paling elektabel (dipilih),” tegasnya.

Karena itu, Marianus meminta masyarakat betul-betul kritis dan paham bagaimana membaca angka-angka dan data-data hasil sebuah survei.

Dari rilis survey SMRC tersebut menunjukan, calon Gubernur NTT Eamanuel Melkiades Laka Lena ketika diduetkan dengan Jane Natalia Suryanto atau Gabriel Beri Bina, pasangan ini tetap mengungguli kandidat lain.