“Hal ini juga perwujudan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) Non Subsidi Ritel antara Pupuk Kaltim bersama para Distributor, dengan memberikan apresiasi bagi yang memiliki kinerja terbaik sepanjang 2023,” tutur Wisnu Ramadhani, Selasa (14/5/2024).

Dijelaskannya, Pupuk Kaltim terus mendorong penjualan produk ritel non subsidi semakin bertumbuh melalui kerjasama intensif bersama para distributor. Didukung sisi pelayanan yang juga dioptimalkan agar loyalitas pelanggan turut meningkat, sehingga kinerja penjualan Pupuk Kaltim bisa terus dipacu.

Tercatat, selama 2023 Pupuk Kaltim mampu meningkatkan kinerja penjualan mencapai 2.042.837 MT untuk Urea, disusul Amoniak sebesar 802.737 MT dan NPK sebanyak 2.496 MT.  Prestasi itu pun didukung berbagai pengembangan inovasi seperti peningkatan loading rate, perbaikan serta peningkatan kapasitas dermaga yang beroperasi selama 24 jam, hingga pemilihan agen sesuai kebutuhan buyer dan penyediaan fasilitas cherry picker.

“Maka dengan rewarding, distributor dapat semakin termotivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas penjualan produk Pupuk Kaltim di tahun berikutnya,” terang Wisnu.