“Bahwa sebelumnya kami baru mendaftar di PDIP dan PAN, lalu ke PKB. Tidak mendaftar di partai-partai lain karena kami baru mendaftar di partai PDI (Pagi). Sisi etika yang kami dahulukan artinya mendaftar di partai yang kami bernaung dulu baru kami melangkah ke partai lain yang kiranya memiliki peluang dalam koalisi untuk Pilkada 2024,” katanya dalam sambutan.
Dengan demikian, ada beberapa partai juga yang akan didekati dalam waktu satu dua hari ke depan untuk melakukan pendaftaran.
“Tentu ini bagian dari cara kita bahwa membangun Manggarai ini harus bersama-sama,” sebutnya.
Ia mengatakan, berbicara tentang PKB tentu bukanlah hal yang baru baginya. Hal ini mengingatkan dia pada rentetan kontestasi politik sebelumnya.
“Saya ingat bahwa 2015 lalu saya juga dari PKB, meski waktu itu sangat sulit karena ada pihak yang mengklaim dirinya tapi tidak mampu untuk membawa partner koalisi namun pada titik terakhir saya melamar ke PKB. Begitu juga dengan Gerindra. Begitu juga dengan tahun 2020,” katanya.





Tinggalkan Balasan