“7 Partai ini adalah partai yang sudah kita lakukan koordinasi dan komunikasi sebelum kita daftar langsung kepada Ketua maupun Sekretarisnya,” ungkap Frans Aba.
Ia menegaskan, komunikasi yang dibangun bersama partai politik tidak membicarakan terkait siapa yang akan didukung, tapi komunikasi tentang bagaimana membawa NTT untuk lebih maju ke depan.
“Prinsip dasarnya, kita masuk dan mendaftar (di partai) yang sudah ada kesepahaman dari sisi bagaimana NTT ke depan. Bukan siapa yang menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur,” tegasnya.
Terkait bakal calon Wakil Gubernur yang akan mendampinginya dalam Pilkada Gubernur NTT mendatang, Frans Aba menyatakan, semuanya akan berproses bersama partai politik.
“Daftar ini saya melakukan pendaftaran sebagai calon Gubernur Provinsi NTT 2024-2029. Soal wakil, tidak dalam proses yang saya lakukan hari ini. Tapi proses mendapatkan wakil ada pertimbangan geopolitik, kesepahaman, dan bagaimana kita berjalan bersama-sama,” tuturnya.
Ketua DPW PKB NTT Alo Malo Ladi mengatakan, Frans Aba yang dulunya merupakan kader PKB telah kembali ke rumah sendiri.





Tinggalkan Balasan