Lebih lanjut dikatakan sudah saatnya semua pihak bersatu padu dalam kolaborasi untuk mengerahkan sumber daya yang ada dengan menggali potensi budaya lokal agar meningkatkan daya tarik wisata Kota Kupang sehingga tidak kalah bersaing dengan daerah lainnya. Koepan Fest yang menampilkan berbagai aktraksi seperti tarian massal, penampilan alat musik sasando, dan lomba tari kreasi daerah NTT, Local Expo dan Live Music menurutnya merupakan bukti bahwa ragam budaya yang dimiliki dapat dioptimalkan untuk menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara, serta meningkatkan pendapatan bagi para pelaku ekonomi kreatif (UMKM) yang ada di Kota Kupang. Selain itu, Penyelenggaraan Koepan Fest diharapkan dapat semakin meningkatkan partisipasi anak- anak muda untuk ikut menjaga kelestrarian budaya dan adat istiadat tradisional daerah, sehingga event seperti ini perlu terus digelar secara rutin untuk mempromosikan seni budaya NTT secara luas.
Fahrensy juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang ikut mendukung Koepan Festival yang akan dilaksanakan selama dua hari. “Semoga melalui penyelenggaraan Koepan Festival 2024 ini ataupun event-event pariwisata yang akan datang, semakin menumbuhkan rasa cinta budaya daerah yang ada di Kota Kupang sekaligus memberikan edukasi budaya daerah NTT yang ada di Kota Kupang bagi masyarakat khusunya anak muda atau milenial,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan