Ruteng, KN – Pemkab Manggarai bersama Bank NTT menandatangani MoU dan PKS penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

KKPD digunakan untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh Bank penerbit Kartu Kredit Pemerintah Daerah.

Sementara Satuan Kerja Perangkat Daerah berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran pada waktu yang disepakati dengan pelunasan secara sekaligus.

Penandatanganan MoU dan PKS dilakukan oleh Bupati Manggarai Hery Nabit dan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, di Aula Nucalale, Kantor Bupati Manggarai, Senin (19/2/2024).

“KKPD ini sebagai langkah menyesuaikan dengan modernisasi, dan regulasi oleh pengambil kebijakan dari sisi sistem pembayaran harus kita sesuaikan. Tentu tujuanya untuk akuntabilitas, transparansi, dan menjadi aspek dari tata kelola yang terus disesuaikan,” ujar Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho.

Ia mengatakan, pada waktu mendatang, pihaknya terus melakukan pengembangan kerja sama dengan pemerintah daerah di NTT untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Khusus di Kabupaten Belu, Bank NTT dan Pemkab Belu sedang melakukan pengembangan kerja sama, di mana belanja langsung Pemda harus terkoneksi dalam interoperabilitas dengan KKPD.

Dengan demikian, Dirut Bank NTT berharap agar kerja sama yang telah dibangun bersama Pemkab Manggarai, dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi pembangunan di Kabupaten Manggarai.

“Hari ini kita tanda tangan, dan masih banyak lagi kebijakan-kebijakan yang akan dikerjakan. Kita juga sedang menunggu Siskeudes dari Kemendagri yang akan terkoneksi dalam interoperabilitas KKPD, dan elektronifikasi, serta sistem pembayaran digital,” tandasnya.

Bupati Manggarai, Herybertus G.L.Nabit memastikan, kerja sama yang dibangun dengan Bank NTT bertujuan untuk memberikan kemudahan, dan kenyamanan bagi para pegawai pemerintah daerah dalam melakukan transaksi keuangan.

Ia menyebut, KKPD merupakan sebuah langkah maju, meskipun ada kendala, terutama dari sisi psikologis.