Ruteng, KN – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Sebastian Salang menyatakan sikap dan kesiapannya pada pertarungan di Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2024-2029 mendatang.
Sebastian Salang merupakan seorang aktivis dan pengamat politik Indonesia. Saat ini ia kemudian merupakan Koordinator Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI).
Dalam sesi diskusi bersama awak media di Ruteng, Manggarai (31/01/2024), ia menyampaikan kesiapannya untuk maju pada Pilgub 2024 mendatang, dan berpasangan dengan Orias Petrus Moedak.
Seperti diketahui, bahwa Orias Petrus Moedak merupakan putra kelahiran Kupang, yang sebelumnya menjadi Direktur Utama PT Inalum (Persero), holding dari BUMN pertambangan.
Tidak hanya itu, ia juga menjabat komisaris sejumlah perusahaan, di antaranya Komisaris Independen PT Rukun Raharja, Jakarta (2023-Sekarang).
Menurut Sebastian Salang, alasan ia memilih berpasangan dengan Orias Petrus Moedak, karena Orias dinilai memiliki prinsip bekerja secara jujur, dan sosok yang paling dihormati, hingga track record-nya baik.
“Teman-teman saya dan pak Orias Petrus Moedak itu siap maju untuk Pilgub 2024. Dan saya mau karena di ajak oleh orang yang saya hormati, dan punya integritas. Sebab saya percaya sebab dia (Orias) adalah sosok yang paling cocok untuk bangun NTT,” ungkap Putra Asal Cibal – Manggarai itu.
Dikatakannya, sosok seorang Orias sudah teruji di pemerintah pusat karena telah diberikan kepercayaan, dan sudah Orias sudah membuktikan kapasitas dirinya.
“Dengan situasi keuangan NTT saat ini, orang inilah yang cocok. Karena itu saya percaya. Apalagi taglinenya ‘Jangan Mencuri’ saya bilang seru juga meski banyak yang tersinggung tapi menurut dia adalah sasaran utamanya adalah kepada kita,” katanya.
Ia menyebut, persoalan yang di NTT, mulai dari birokrasi, pertanian, pariwisata, hingga BUMD, menjadi alasan utama keterlibatannya dalam Pemilihan sebagai calon Wakil Gubernur NTT.
Kemudian, ia berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada berbagai sektor tersebut, dan akan fokus pada penyelesaian masalah di tingkat provinsi.







Tinggalkan Balasan